Wisata Petik Madu ( Agro Tawon )

Category: Info Wisata Published on Thursday, 11 April 2019 Written by Administrator

Agro wisata lebahPaket Wisata Malang 2019, Anda mencari paket liburan ke malang dan Kota Batu dengan harga murah ? kami wisatamurahmalang.com menyediakan paket wisata malang, batu, Bromo dan paket wisata sekitar Jawa Timur terpercaya dan berpengalaman untuk menjadikan wisata anda berkesan dengan pelayanan terbaik. Agro wisata tawon merupakan salah satu obyek wisata alternatif yang dapat dijadikan pilihan untuk berwisata. Agro Tawon Wisata Petik Madu berlokasi dipuri Kencana, Jalan Dr. Wahidin 8 desa Bedali, kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Lokasi obyek wisata ini sangat mudah dijangkau karena tepat terletak dipinggir jalur provinsi penghubung antara malang - surabaya, atau sekitar 1 km diselatan pasar lawang. Disebut Agro Tawon karena peternakan yang diberi nama rimba raya ini merupakan tempat yang digunakan untuk memilihara dan mengembangbiakan lebah. Agro tawon juga menyediakan tempat untuk berwisata edukasi. Disini menyediakan paket presentasi untuk memperkenalkan lebuah kepada para wisatawan.

Paket Wisata Murah Malang 2019, Pemandangan disekitarnya sangat mendukung karena berada di lembah kecil yang cukup eksotis. Begitu memasuki pintu gerbang masuk ke puri kencana, pengunjung langsung berada dijalan berbatu yang menurun tajam, menghadap ke lembah yang ditumbuhi beraneka jenis tanaman. Dibagian tengah lembah mendatar, terdapat ratusan kotak berisi lebah. Sebagian kotak lebha lainnya diletakkan tertata rapi disamping kanan dan kiri jalan masuk. Dibagian tengah, para pengunjung dapat mendengarkan penjelasan tentang pola hidup lebah, teknis menernakan, dan proses pemanenan madu. Selain itu daiatas lahan sekitar 3 hektar terdapat berbagai tanaman anggrek, kayu putih, jojoba, randu, sengon, dan kelengkeng yang merupakan konsumsi utama dari lebah untuk menghasilakan madu.

Obyek wisata Malang 2019, Ternyata usaha peternakan lebah yang dikelola hariyono ini sudah dua generasi. Usaha peternakan ini dimulai sejak tahun 1978 oleh gunawan, orang tua hariyono. Gunawan semula membeli 10 glodok ( kayu yang dilubangi ) lebah hasil tangkapan salah satu bawahannya. Baru pada tahun 1985 sudah memakai kotak. Pada tahun 2008 hariyono mengembangkan usahanya dengan membuka wisata agro di area perkebunan seluas 6,5 hektar di belakang rumah tokonya. Awalnya membuka agro wisata ini bertujuan untuk pembelajaran bagi para peternak lebah yang ada di lawang. Di tempat ini pengunjung bisa bertanya dan belajar tentang banyak hal terkait dengan ternak lebah. Pengunjungnya bisa mencapai 500-1000 per bulan dari berbagai daerah diindonesia. Bahkan ada pula yang datang dari mancanegera khusus untuk melihat peternakan lebah dan berbagai jenis tanaman di tempat ini. Pengunjung tidak dipungut harga tiket masuk ketika mengunjungi agro lebah. Jika ingin mendapatkan pembelajaran yang lengkap, termasuk cara memanen madumya maka disarankan untuk sekali kunjungan minimal 50 orang. Dan alangkah baiknya jika dijadwalkan minimal seminggu sebelumnya supaya tidak berbarengan dengan rombongan lain.

Di tempat wisata ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti outbond, gazebo, tempat bermain, cafetaria, dan area parkir yang luas. Jika pengunjung ingin membeli madu yang sudah jadi juga tersedia. Anda juga sarang lebah yang bisa lansung dimakan. Harga sarang lebah itu Rp 10.000,-. Pengunjung juga bisa menikmati es madu, jus jambu madu, serta membeli berbagai produk yang dihasilkan lebah, sampai melakukan pengobatan dengan sengat lebah.

Di agro lebah ini terdapat tiga jenis lebah yang dibudidayakan untuk menghasilkan madu yaitu Apis Melilfira, Acerana dan Trigond. Apis Melilfira merupakan lebah dari australia, sedangkan Acerana merupakan lebah lokal yang ganas tetapi tidak berbahaya. Sedangkan trigond merupakan lebah yang kecil dan tidak menyengat. Lebah Apis Melilfira dapat menghasilkan madu paling banyak karena memiliki tubuh lebih besar sehingga lebah ini cocok untuk usaha. Ternyata produk yang dihasilkan oleh lebah tidak hanya madu saja. Lebah dapat menhasilkan empat macam produk, diantaranya madu, royal jelly, bee pollen, dan propolis. Meskipun madu dihasilkan dari berbagai jenis lebah, namun kualitasnya tidak jauh berbeda hanya tergantung pada kandungan enzimnya.

Untuk sarang lebah proses pembuatanya terbagi menjadi dua yakni alami dan buatan. Kalau alami dibuat oleh lebah itu sendiri, sedangkan kalau buatan dibuat oleh manusia. Proses pembuatan sarang yang cepat dan berkualitas dibuat oleh manusia sendiri. Jika dibuat oleh lebah sendiri membutuhkan 3 minggu. Saat ini peternakan telah memiliki beberapa lokasi penangkaran sampai keluar kota malang seperti blitar, nganjuk, dan batu. Madu sudah siap dopanen ketika berumur satu bulan, itu jika bunganya optimal. Dari satu kotak lebah dipanen 30-40 kg madu murni.

Hits: 28881